Sabtu, 08 November 2008

NOTHING

NOTHING
By: The Non Sense

It’s nothing, it’s nothing, it’s nothing...oooo
Everything is nothing..
Something is nothing..
Nothing is absolutely nothing

All the things are nothing
Nothing…nothing..nothing…
Ooo…..oooo….ooo
You think I’m nothing
But you did the wrong thing
Coz’ you don’t know something….

You mean I’m nothing
That’s OK, but you never know there’s something
Gambling is nothing
I hate nothing, You like nothing

Keterbatasan Otak untuk Memahami Instruksi

Saya sering bermasalah dengan memahami suatu instruksi atau petunjuk arah yang diberikan oleh orang lain. Hal ini terbukti dari ketidakmampuan untuk melaksanakan perintah dari emak saya.
Sering dia minta tolong saya untuk ngambil sesuatu barang, tapi berujung pada ngomel panjang lebar sama saya karena saya kebanyakan nanya..
Contoh:

Emak: Ki ambilkan kacamata di atas lemari.
(oke lemari di rumah itu jumlahnya ada 10…ini masih terlalu umum)
Saya : Lemari di mana ma?
Emak : “Lemari di dapur”
(Lemari di dapur ada 3 jumlahnya)
Saya : Lemari yang mana ya?
Emak : Lemari yang ada kacanya
(2 lemari di dapur punya kaca)
Saya : Lemari kaca yang mana ya?
Emak : udah lah, gak jadi, kebanyakan nanya…kayak bukan orang di rumah ini aja..(dilanjutkan dengan ngomel-ngomel sendiri)
Saya : segera pergi menyelamatkan diri

Jika seperti ini..apakah saya yang lemot atau instruksi dari emak saya yang gak jelas???

Kasus ke dua
Waktu itu saya baru masuk kuliah..jadi wajah saya di kampus itu masih fresh-freshnya dan imut-imutnya. Nah saat itu saya dan beberapa orang teman di rekrut untuk menjadi panitia pelaksana (baca: pesuruh, he…3X) suatu kegiatan kampus yang ngundang mahasiswa FKIP dari propinsi lain. Yah..kegiatan skala nasional gitu. Kita juga ada mengundang BEM dari fakultas dan sekolah tinggi lainnya.
Suatu saat saya dan teman saya, si Dedi mo nganterin surat undangan untuk BEM STAIN.
Pas kita udah nyampe di sana., kita gak tau persis letak BEM STAIN tuh dimana..Maka dari itu tercetuslah sebuah ide brilian yaitu…kita nanya sama mahasiswa disitu!.....

Lalu saya papas an dengan mbak-mbak yang kebetulan lewat disitu.
Saya: Misi mba, mo nanya BEM STAIN dimana ya?
Mbak-mbak: OO disana tuh… dari sini lurus trus nanti belok ada bangunan. Nah itu dia BEM STAIN
Saya: oo makasih ya mbak
Mbak-mbak: sama-sama
Dan saya pun menuju kea rah yang ditunjukkan sama mbak-mbak tadi
Oke..lurus lalu belok trus nanti ada banguan dan…tarararara...ada bangunan di sebelah kanan saya..
Oke, saya masuk..
kmudian…..saya menemukan sebuah ruangan..
tapi apa kawanku sekalian…
itu bukan BEM nya STAIN..
tapi..ruangan itu adalah…
WC!..

Buru-buru saya kluar.
Ngeliat saya kluarnya cepat, si Dedi nanya, “Kok cepat kluarnya?”
Saya: “Itu bukan BEM-nya, tapi WC
Dedi: “ hah?kok bisa WC... wakakakakakkkk… WAKAKAKAKAKAKKKK(dedi tertawa secara mensapi buta)
Saya yakin gak salah tafsir tentang petunjuk yang diberikan sama mbak-mbak tadi. Trus saya bilang ke Dedi kayak gini
Saya: Aku yakin Ded, sesuai dengan petunjuk mbak yang tadi.”
Dedi: Ndak, Fika tu tadi salah arah, Mbak itu tadi bilang ada belok kiri lagi…Gak mungkin lah mbak itu bohong atau mo ngerjain kita.
Saya: Hah emang ada belok kiri ??”
Dedi: Wakakakakakakkkkk.. (masih tertawa dan kali ini lebih sadis dari pada sebelumya)

Itulah bukti kedua kalo ternyata otak saya ini memiliki keterbatasan dalam memahami petunjuk dan instruksi

Tapi sodara-sodara sekalian..yang namanya kisas itu pasti berlaku….Peristiwa dodol yang saya alami waktu itu ternyata juga meninpa si Dedi. Dan dia lebih dodol lagi kasusnya..
Jadi ceritanya gini…
Masih dalam event yang sama..kita mo mengantarkan proposal ke bebrapa tempat. Salah satu dari proposal itu ditujuka nuntuk sebuah Bank.
Yang namanya orang mo ngantar proposal pasti kan harus di cek dan ricek terlebih dulu. Tujuannya dimana dan rute perjalanan kita dari satu tempat ke tempat yang lainjuga mesti dipikrkan biar gak boros bensin.
Nah saat hendak mengantarkan proposal yang dituju, saya nanya ke Dedi


Saya: “ Ded, proposalnya mau dimasukkan ke BANK apa nih?”
Dedi:dengan mantapnya si Dedi menjawab, “Bank Panin MANDIRI”
Saya: “Hah? emang ada Bank yang namanya Bank Panin MANDIRI?”
Dedi: “Ada itu tertulis di proposalnya Bank Panin MANDIRI’
Saya: “Coba periksa dulu alamatnya, sapa tau salah”
Dedi: “Ndak aku yakin itu nama Bank nya Panin MANDIRI”
Saya: “ Perasaan gak ada tuh bank PAanin Mandiri. Sejak kapan dua bank itu merger jadi satu!”
Dedi: “Ada, aku yakin itu bank Panin Mandiri. Kita cari dulu!”

Melihat Dedi dengan sangat yakin (baca: sok tau) kalo Bank Panin MANDIRI itu ada, saya pun dengan pasrah tunduk pada Ke-sok tau-an Dedi dan keyakinan geblek-nya kalo Bank Panin MANDIRI itu emang ada. Yah…sapa tau aja kan saya nya yang ketinggalan berita dan ternyata emang ada Bank Panin MANDIRI keselip-selip di kota Pontianak…
Maka kita pun meluncur ke jalanan kota Pontianak yang amburadul
Sampai di kawasan Tanjungpura dimana disitu merupakan kawasan Perbankan…kita gak menemukan satupun bangunan yang ada tulisan Bank Panin MANDIRI nya (ya iyalah..emang gak pernah ada)

Pas ketemu bank Mandiri, saya langsung bilang
Saya: Ded..itu bank Mandiri!”
Dedi: Iya..tapi gak ada Panin-nya
Pas Ketemu Bank Panin
Saya: Ded, itu bank Panin
Dedi: Iya tapi gak ada Mandiri-nya

Alhasil hari itu pencarian akan bank Panin Mandiri menunjukan kenihilan. Nihil karena kita mencari sesuatu yang gak pernah ada

Sampai di parkiran kampus, saya nyuruh Dedi untuk buka lagi alamat proposalnya
Dan tulisan di amplop segede-gede badak tertulis alamat tujuan proposal untuk Bank MANDIRI!!! Tanpa embel-embel panin-nya
DODOL!!!!! Otak DODOL!!!

Kalo aja menganiaya sesama makhluk Tuhan itu gak dosa…udah jeman2 si Dedi saya masukin ke dalam karung terus buang jauh2 ke Pulau Komodo. Biar jadi santapan nusantara untuk warga komodo sepulau
Dasar DODOL!!!

The Victim of Multiple Choices

Saya punya dosen favorit yang ternyata juga jadi favorit beberapa mahasiswa lainnya. Namanya Mr.Gatot , oh..tentu saja bukan Gatotkaca sakti mandraguna (walaupun Mr. Gatot punya kumis tebal mirip The Hero Gatotkaca). Nah Mr. Gatot ini ngajar Language Testing, sebuah mata kuliah yang mengajarkan kita-kita sebagai calon guru untuk merancang tes atau soal-soal ujian buat para murid-murid.

Yak..Pak Gatot itu adalah orang yang agak sedikit anti dengan yang namanya tes berbentuk Multiple Choice yang dalam bahasa indonesianya adalah Pilihan Ganda!
Dia bilang, sebagian besar penduduk Indonesia ini adalah korban dari Multiple Choice. Nah lo…kok bisa???

Trus, tu dosen menjelaskan..konon katanya, Multiple Choice bisa bikin orang jadi cepat pasrah dengan nasib, manja, dan bikin orang malas buat berpikir kreatif untuk menyelesaikan suatu masalah. Ya..karena dikasi pilihan-pilihan dalam menjawab soal itu. Klo kita gak tau apa jawaban dari suatu soal yang susah, biasanya kita pasrah…dan setelah itu, memutuskan untuk menebak-nebak bergembira dengan berbagai macam style seperti: hitung kancing, cap cip cup, atau melihat pola jawaban di kertas jawaban(dengar2 cerita guru Bimbel jaman SMA, katanya setiap jawaban yang benar membentuk pola2 tertentu..yah..mungkin membentuk pola baju Kebaya kali ya… )

Mr. Gatot percaya bahwa banyak orang-orang yang duduk di pemerintahan sebagian besar adalah korban dari Multiple Choice. Kenapa eh kenapa ,kawan?? Dia bilang banyak keputusan-keputusan yang udah dibuat yang jelas-jelas merugikan Negara Indonesia tanah air beta..ini, tapi, masih aja tetap keukeuh dipertahankan…
Karena sikap antipati nya terhadap soal-soal Pilihan Ganda, Mr. Gatot gak pernah ngasi kita soal-soal a, b,c,d seumur-umur saya kuliah dengan dia…

Dan di suatu hari…saat UAS ….saya gak belajar!!! Hebat!…semangat belajar menggebu-gebu saya jaman SMA telah ter-reduksi dan ter-korosi oleh kesibukan cari duit…(baca: sibuk ngajar)
Maka sebagai akibatnya….saya gak bisa jawab soal-soal yang dia kasi secara baik dan benar.

Contoh dari ketidak berdayaan saya dalam menjawab adalah saat harus menjawab soal essay yang kesekian dengan pertanyaannya adalah sebagai berikut:
Pertanyaan: “What is the validity of the test?”

Maka akan dijawab secara tidak ilmiah dengan:
Jawaban Saya: The validity of test is the test that you are going to test to your students must be valid.

He…3x, ..akhirnya terisi juga..walaupun gak belajar dan jawaban muter-muter disitu-situ aja…hebattt…

Balik lagi pada kepercayaan Mr.Gatot akan dampak buruk MC (singkatan dari Multiple Choice ni). Dia juga bilang salah satu dampak negatif dari MC adalah kita jadi terlena…Terlena karena terlalu bnyak opsi yang ditawarkan sehingga kita terbuai jauh hingga ke Dufan (hah? Itu mah dekat). Frankly speaking, terkadang kita melewatkan banyak kesempatan berharga yang ada di depan mata…karena itu tadi alasannya..kebanyakan opsi. Kita sibuk menimbang-nimbang, memilah-milah, memikir-mikir, menggaruk-garuk, mengupil-upil (yang ini apakah benar??) dan tanpa kita sadari bahwa banyak waktu yang sebenarnya udah terbuang karena kelamaan menimbang dan memilah tadi…alhasil kita terhambat untuk terus maju kedepan…

Selain itu juga, MC buat kita jadi nggak kreatip..kita gak terbiasa dengan merangkai kata menjadi suatu kalimat yang bermakna jelas dan lugas. Pantes waktu jaman sekolah dulu paling males kalo ada pelajaran mengarangnya…kita juga jadi gak terbiasa untuk berpikir secra sistematis, dan juga kita gak terbiasa untuk membuat prediksi atau kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi kedepannya seperti apa… Kata Taufik Ismail…”Bangsa Indonesia adalah bangsa yang rabun dalam membaca dan buta dalam menulis..(maaf ya klo salah ngutip). Well, Mr.Gatot, No wonder that you anti-Multiple Choice!

Nah sekarang masalahnya, Essay itu jadi momok buat sebagian besar murid2 atau mahasiswa yang menerapkan Sistem Kebut Semalam. Bahayanya essay, klo kita get stuck di tengah2 jalan..gak ada satupun petunjuk yang bisa nolong kita..Therefore, supaya sukses dalam mengerjakan tugas essay, saya pengen bagi tips MENYELESAIKAN SOAL ESSAY SECARA CERDAS CADAS!! Berikut adalah tips-nya:

1. Pasang tampang cerdas saat menerima soal ujian. Jangan memasang tampang pasrah, karena ini akan menimbulkan kecurigaan dini bagi pengawas ujian.

2. Saat mengerjakan soal ujian, pasang tampang sibuk mikir dengan cirri2:
-jidat berkerut
-tangan sibuk mijit-mijit kepala
-pandangan focus ke kertas soal dan jawaban

3. Lakukan gerakan kecil namun berarti, yang bisa menunjukkan bahwa kalian sedang-berpikir-keras-sekali. Gerakan tersebut dapat berupa:
-Mutar-mutar pulpen (kalo yang punya sejarah penyakit vertigo tidak disarankan melakukan gerakan ini, bisa diganti dengan menggigit-gigit ujung pulpen)
-Bagi yang pake kacamata, ada baiknya melakukan gerakan membetulkan bingkai kacamata berulang-ulang saat kalian sedang mencari ide (percyalah..gerakan ini akan tampak sangat keren sekaleee…)

4. Setelah mendapat ide dan berhasil nulis jawabannya…Berpura-puralah untuk sibuk nyari tip-ex ke teman sebelah. Kalian bisa bilang:
“ooo..iya…salah dink, (trus noleh keteman sebelah) eh, minjam tipe ex donk!” atau…”o, iya..klupaan bagian yang ini ( lalu noleh ke teman sebelah), eh tip exnya donk!”
Hal ini bisa membuat teman kita berpikir, “wah..kayaknya lancar nih ngisinya” padahal…(padahal emang lancar…..lancar nebak-nya, he..3x)

Otreh..selamat mencoba tips saya yah!!!

Dua Kata Ambigu Oplosan

Di postingan saya yang judulnya I hate those ambiguous words, saya mengungkapkan betapa gado-gadonya perasaan ini saat baca dua kata ambigu yang bikin uring-uringan sampe pingin guling-guling. Pertanyaannya sekarang adalah … apakah dua kata ambigu itu???....yang berhasil membuat saya susah tidur di malam hari dan sedih-sedih Bombay..

Oke…untuk menghindari ketidakmengertian dengan dua kata ambigu tersebut, saya menggunakan dua kata samaran sebagai penggantinya
Kata samaran sebagai pengganti kata ambigu yang pertama adalah ‘kutu’
Sementara kata kedua akan diganti dengan kata samaran yaitu ‘kupret’
Sehingga kalo di gabung dua kata ambigu samaran tersebut akan berubah menjadi “kutu kupret” dan percayalah bahwa dua kata ambigu yang asli, lebih bagus daripada dua kata ambigu yang oplosan…

Well…knapa kata “kutu kupret” menjadi begitu signifikannya buat saya? Karena kata-kata tersebut cukup memberikan jawaban yang selama ini saya tunggu-tunggu. Setelah hampir setahun lebih runtang-runtung gak jelas..ternyata di malam itu lah saya mendapatkan jawabannya..dan jawaban itu cukup membuat saya ngerasa sia-sia dan tercampakkan..hiks…

Dengan ketidakmampuan otak saya untuk berpikir logic dengan fakta yang udah ada..dan perasaan yang udah campur baur kayak es cendol komplit, saya dengan putus asanya minta pendapat ke beberapa orang teman tentang makna kata “kutu kupret” tersebut..Jawaban yang saya terima hampir senada.
Melalui sms, saya bertanya: “jadi..apa nih maksud dari kata-kata “kutu kupret” yang dia tulis?”

Jawaban pun masuk secara bertubi-tubi. Tapi jawaban dari teman ketiga ini yang mantabbb, dia bilang kayak gini:
Analisis Wacana: “kutu kupret”. Untuk menganalisis ini, kita pake penafsiran lokal = wacana dilihat dari suasana, tempat dan waktu. Diliat dari wacananya ini secara lisan mengacu ke sapaan, tapi struktur kalimatnya justru gak cocok disebut sapaan, soalnya gak ditemukan tanda seru (!). Wacana pasti punya tujuan untuk menggambarkan sesuatu. Jadi wacana ini bisa dibilang menggambarkan keramahtamahan atau mungkin rasa sayang dari *XY ke *XX….Mungkin..

It sounds so scientific and reliable
Setelah membaca jawaban dari 3 orang teman saya itu…(thank’s for your advice, gals)..ada sedikit perasaan lega..lega karena udah bisa sharing dan lega karena tingkat ke-lebai-an perasaan merana saya berkurang…
Seperti kata teman saya, dini yang secara semena-mena dipanggil Udin dan secara kreatip inopatip di panggil Udin Samsudin, Udin Marudin, Udin Komarudin, Udin Burhanudin, Udin Tajudin, Udin Hasanudin, dan masih banyak lagi…dia bilang “We will feel relief after telling our problem to other people, although they can’t give us any solution.”

But..I agree with her, although that other people do not really feel what we feel deep down inside our heart ciahh…wesss..sewesss..
Jadi ingat novel karangan nya Mbak Ninit Yunita yang judulnya “Kok Putusin Gue”. Di novel itu dikisahkan ada sebuah statsiun radio yang namanya Merana FM, sebuah stasiun radio yang khusus di peruntukkan buat orang-orang yang lagi sedih se-Bandung raya karena patah hati atau sakit hati. Slogannya adalah “tiada tangis tanpa air mata”..dan penyiarnya konsisten banget mutarin lagu-lagu sedih buat mereka-mereka yang merana…Seandainya tuh stasiun radio emang benar-benar ada…saya mau donk jadi penyiarnya…(gak bakal ada yang denger kali ya, he...3x.)

Note: *Buat yang pernah belajar Biologi atau suka baca, pasti tau kan maksud dari XX dan XY itu apa…
zwani.com myspace graphic comments This blog is owned byKupunya blog....about complicated posting and writing of something...